Cara Mengidentifikasi Kualitas Parfum


Dear all…..

Kali ini saya ingin berbagi artikel tentang bagaimana mengidentidikasi kualiatas suatu parfum. Seperti kita ketahui bahwa di pasaran banyak di jual parfum origina, lokal dan suntik dengan berbagai merk dan aroma yang beragam.

Kita juga sering menemukan parfum dengan merk dan item tertentu mempunyai aroma yang berbeda dari satu toko parfum dengan toko parfum yang lain, serta kita juga sering menemukan yang aromanya cepat hilang atau ada istilah parfum KW II atau KW II.

Berikut ini ada beberapa cara yang mungkin bisa membantu untuk mengidentifikasi dan mengenali ciri-ciri parfum original atau bukan.

PARFUM SUNTIK, LOKAL ATAU ORIGINAL

Parfum Suntikan/Refill :

1. Tanpa dus/ segel (jika aslinya memakai segel), hanya menggunakan Kain sebagai pembungkus.

2. Jika menggunakan dus/kotak, nomor seri yang tertera bagian bawah dus sering tidak sama dengan nomor seri bagian bawah botol.

3. Periksa kondisi botol. apakah terlihat tanda-tanda sudah bekas pakai, misalnya tutup spray longgar, ada goresan, dan sebagainya.

4. Batch number yang terdapat di bawah botol, tidak selalu sama dengan batch number yang ada pada dus.

5. Tanpa stiker label di bawah botol. jikapun ada, nomor serinya sudah buram karena sering terkena gesekan.

Parfum Lokal :

1. Desain dus atau kemasan terbuat dari Sablon yang kasar, seta kualitas dus dan botol tidak sebagus parfum original.

2. Desain botol terlihat kasar dan ada beberapa desain botol yang beda dengan desain parfum original.

3. Nomor seri dibagian bawah Dus dan bagian bawah botol hanya berupa cetakan sablon
4. Ada segel pada parfum merk khusus yang seharusnya tidak bersegel, seperti Benetton, Paris Hilton, dll.

Parfum Original :

1. Selalu menggunakan dus dan segel (beberapa merk tertentu memang tidak memakai segel).

2. Meski tester, tetap harus terdapat dus yang tercantum tulisan “TESTER NOT FOR SALE atau “DEMONSTRATION” pada dus dan botol.

3. periksa kondisi botol. apakah terlihat tanda-tanda sudah bekas pakai. Misalnya : tutup spray longgar, ada goresan, dan sebagainya.

4. Nomor seri di bagian bawah dus harus sama dengan di bagian bawah botol, biasanya tercetak menggunakan printer dot matrix, atau engraved dan cetakan nomor nya rapi serta terbaca dengan jelas.

5. Ada stiker Label di bawah Botol yang berisi Nomor Seri, dan masih terbaca dengan Jelas.

PRODUK ATAU TESTER

Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara produk parfum dengan tester.

1. Kemasan luar :

Produk : baik, dan berkualitas, serta terbungkus segel yg terbuat dari plastic (meski ada brand tertentu yang yang tidak bersegel)

Tester : dus berwarna putih atau coklat karton, serta ada tulisan not for sale/demonstrarion/tester.

2. Bentuk botol :

Prosuk : Baik dan lengkap.

Tester : Bentuk sama dengan produk, kadang tridak ada tutup pada spray, serta di botol terdapaat tulisan not for sale/tester.

3. Aroma :

Produk dan tester mempunyai aroma yang sama.

4. Harga :

Produk memiliki harga jual standar, sedangkan tester lebih murah.

Dari 4 kategori perbedaan diatas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara produk dan tester hanya terletak pada kemasan luar, cetakan/label di botol, ketersediaan tutup dan harga.

Untuk aromanya tidak ada perbedaan sama sekali (100% sama!!!).

Jadi tester menjadi solusi tepat untuk anda yang menginginkan parfum original dengan harga lebih terjangkau.

Semoga artikel singkat ini dapa memberi gambaran saat kita hendak membeli parfum di toko parfum

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: